Selasa, 14 Mei 2013

AL-Qiyamah

Rp 43,000.00. Diskon 10% Rp 38,700.00

Penulis : Sayyid Quthb

Halaman : 386

Dimensi : 15,5x23,5 cm

Berat : 500 gram


Sinopsis :

Kiamat dan Hari Pembalasan merupakan keyakinan yang berumur panjang; sepanjang perjalanan manusia di muka bumi. Tak ada yang mampu mengelak dari hari yang pasti tiba itu. Saat kengerian di hari itu kian dekat di pelupuk mata, menghindar adalah kemustahilan.


Bukan hanya sebagai kitab hukum-hukum Allah Ta�ala, bukan sekadar panduan hidup di dunia, al-Qur�an dihadirkan di depan manusi sekligus sebagai peringatan akan tibanya kiamat dan Hari Pembalasan. Sebab, ayat-ayat Al-Qur�an berisikan kabar tentang petunjuk selamat, pembalasan, kengerian, dan kenikmatan di alam akhirat.

Satu petunjuk penting di balik berita-berita hari yang pasti itu adalah adanya �keindahan� dalam ayat-ayat Allah Ta�ala. Bukan pekerjaan mudah membedah kengerian dan balasan di akhirat, dan pada saat yang sama menyigi kepaduan seni (sastrawi) dari ayat-ayat Illahi.

Namun, itulah metode yang ditempuh Sayyid Quthb saat mengkaji ayat-ayat kiamat dan Hari Pembalasan dalam Al-Qur�an. Tanpa banyak mengumbar kata, Sayyid Quthb mengajak kita untuk menyelami kengerian atau keindahan hari-hari yang pasti manusia tidak berdaya. Sebuah ajakan yang bisa disikapi sebagai petunjuk jalan di tengah karut-marutnya zaman; zaman yang kian mendekat pada: Al-Qiyamah!


Rabu, 08 Mei 2013

Agar Cinta Terawat Indah di Rumah Anda

Rp 36,000.00. Diskon 10% Rp 32,400.00
rumah
Merawat Cinta

Penulis : Amatullah bin Abdul Muthalib

Halaman : 296 hal

Dimensi : 14 x 20 cm
Berat : 257 gram



Sinopsis

Perbedaan merupakan tabiat manusia. Suami dan istri tidak mungkin sama persis dengan pasangannya dalam hal watak, akhlak, keinginan, dan gagasan. Kenyataannya jenis kelamin berbeda saja sudah menjelaskan bahwa suami dan istri itu tidaklah sama. Oleh karena itu, hal lumrah didapati perselisihan ditengah rumah tangga.
Meskipun perselisihan merupakan bumbu berkeluarga, tidak berarti perselisihan itu ditoleransi untuk selalu ada. Dalam rumah tangga saleh yang dibangun di atas ketakwaan, suami-istri mengenal hak dan kewajiban masing-masing. Keduanya tidak akan menjadikan perselisihan di antara mereka sebagai benih perpecahan biduk rumah tangga. Bahkan perselisihan membuat ikatan keduanya semakin erat dan kuat, serta memberinya pemahaman dan kesadaran tentang arti cinta.
Buku ini dihimpun dan disunting oleh Amatullah bin Abdul Muthalib, pengawas bidang keakhwatan laman Maktabah al Masjid an-Nabawi asy-Sarif Madinah. Paparan dalam buku ini meliputi :


Bekal-bekal Merajut Mahligai

Saat membina mahligai

Mengatasi Guncangan Mahligai

Merawat Buah Mahligai

Nasihat bagi pemimpin Mahligai
Selasa, 07 Mei 2013

Tafsir An-Nur

Rp 699,000.00. Diskon 10% Rp 629,100.00
Kitab Tafsir Al-Quran


Oleh: Prof. Dr. Teungku M. Hasbi ash-Shiddieqy

Isi: 4 jilid
Penerbit: Cakrawala
Tafsir Al-Qur'anul Majid atau yang lebih dikenal dengan nama TAFSIR AN-NUR ini adalah salah satu karya monumental ulama Indonesia asal Aceh, yaitu Prof. Dr. Teungku Muhammad (TM) Hasbi ash-Shiddiegy.

Tafsir An-Nur pertama kali terbit pada tahun 1956. Ini adalah kitab tafsir lengkap pertama karya ulama ahli tafsir Indonesia yang diterbitkan di Indonesia. Tafsir ini mudah dicerna oleh semua golongan masyarakat, dari para peneliti sampai para pemula. Tafsir inilah pula yang menjadi rujukan Terjemah Qur'an Departemen Agama yang pertama tahun 1952.

Tafsir An Nur menggunakan dua metode sekaligus, yaitu mudhi'i tahlili karena dibuat berdasarkan urutan dan susunan Al-Qur'an, ayat per ayat dan surah per surah, dan dengan bentuk penyajian yang rinci, dan juga metode maudhu'i (tematik) karena sebelum menjelaskan tafsir suatu surah terlebih dahulu dijelaskan gambaran umum surah tersebut.

Tafsir ini juga dapat digolongkan sebagai at-tafsir bil ra'y (tafsir berdasarkan ijtihad), walaupun tidak semua ayat dijelaskan dengan metode tersebut. Dapat pula digolongkan sebagai at-tafsir bil-ma'tsur (tafsir dengan riwayat), yaitu penjelasan suatu ayat dengan ayat lain atau dengan hadits dan atsar yang shahih.

Dalam kitab tafsir ini Hasbi ash-Shiddieqy banyak mengutip dari rujukan-rujukan mu`tabar (otoritatif). Sebut saja di antaranya, tafsir Jami` al-Bayan karya ath-Thabari, Tafsir al-Qur�an al-`Azhim karya Ibnu Katsir, tafsir al-Qurthubi, tafsir al-Kasysyaf karya az-Zamakhsyari, dan at-Tafsir al-Kabir karya Fakhruddin ar-Razi. Tidak hanya tafsir klasik, tafsir ulama muta�akhkhirin juga menjadi sumber ash-Shiddieqy, seperti, tafsir al-Manar karya Muhammad Rasyid Ridha, tafsir al-Maraghi, tafsir al-Qasimi, dan tafsir al-Wadhih. Selain kitab-kitab tafsir, ia juga merujuk kepada kitab-kitab induk hadis yang mu`tamad (dipercaya), semisal, kitab Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, dan kitab-kitab as-Sunan.

Melihat sederet rujukan yang digunakan, tampaknya T.M. Hasbi ash-Shiddieqy menggarap karya tafsirnya ini dengan sangat serius, terlebih lagi ia mempunyai kapasitas yang mumpuni dalam bidang ushul at-tafsir, yaitu ilmu yang mempelajari media-media yang diperlukan untuk menafsirkan al-Qur�an. Karenanya, wajar bila Tafsir an-Nur menjadi sebuah karya yang cukup diperhitungkan dan menjadi rujukan kalangan intelektual di Indonesia.

Tafsir Al-Qur'anul Majid An-Nur, sebagai sebuah kitab tafsir yang ringkas namun lengkap, menjelaskan apa yang dim